Tuan...
pandangku masih mudah tertipu
belia tak tahu hakikat
cakap hanya sering berspekulasi yang belum tentu benar
telinga dengan pendengaran cukup
ingatan dengan warna langit senja yang tertutup mendung
membaca dan mengenal lewat kata
membaca dan mengenal lewat kata
selebihnya aku belum mampu bertaruh praduga...
Tuan...
kau belum tahu sebenar-benarnya hati seorang perempuan
perasaanku hanya sekumpulan rasa takut
perasaanku hanya sekumpulan rasa takut
takut jika aku sia di matamu
perjuanganku mampu dikalahkan deras hujan
perjuanganku mampu dikalahkan deras hujan
mana bisa terbitkan pelangi?
aku tak sekuat yang kau kira
menantimu dengan setumpuk pertanyaan dan praduga
aku tak sekuat yang kau kira
menantimu dengan setumpuk pertanyaan dan praduga
seperti tragedi yang sengaja ditutup-tutupi.
Tuan..
Aku akan mundur selangkah demi selangkah
sebab ada hal yang tak kuduga sebelumnya dan lagi lagi aku harus mengalah
Aku ingin menjaga perasaanmu, hingga tak begitu peduli dengan milik orang lain
bahkan milikku sendiri
aku masih jeli melihat ketulusan mencintai
Tuan Aku perlu belajar lebih...
07 Januari 2016 - 21.14
0 komentar:
Posting Komentar