Senin, 12 Oktober 2015

Hei An...

Untuk An kekasihku...



berkali-kali aku mencari kata-kata, berkali pula kutemukan namamu yang paling lantang dalam kepala
ini mungkin tak sebanding dengan kata-katamu yaa kata-katamu selalu sederhana, 
tetapi melekat padaku lebih nyata dari sekadar janji cinta.

Kepada kekasihku, An...
telah penuh tualang kunyanyikan
kupuisikan namamu yang harum 
tak henti pula aku mendamba nafasmu
yaa malam ini kujadikan kau nafas-nafas yang kuhela begitu nikmat..

An...
aku ingin kau seribu tahun hidup, dan slalu kucintai tanpa menghitung usia.. 
aku slalu berdoa untuk umur kita yang panjang, aku ingin berlama-lama mencintaimu sebab tlah kujejakkan mimpi-mimpiku ke arahmu.


Kau tahu An..., cinta tak pernah mengenal jera
bahkan ketika dunia menyalahkanmu, kau tetap putih bagiku.
aku mencintaimu hingga pada senjanya usia

sampai pintu maut terbuka.