Senin, 01 Mei 2017

Ai...

Ai... Pagi ini mungkin masih terlalu dini untuk bicara soal rindu
Shubuh tadi aku memeluk dingin
Hujan rindu yang kau pesan rasanya tak mau reda
Rindu ini telah menghujam memenuhi dada tepat di debarku
Embun, daun-daun, sayup kokok ayam, cericip burung dan teh hangat adalah saksi setia
Sepertinya aku hanya perlu mengecupmu
Membaca yang ada di sepasang matamu.

Ai... Pada sudut senyummu aku sesatkan diri tanpa ingin kembali
Sebab di sana kutemui alasan bahagiaku terus bersemi
Selamanya bahkan lebih lama dari usia Tuhan.

Minggu, 20 November 2016

Ra'

Kau tidak tahu bagaimana perasaanku Ra', Aku tahu pikiran tak bisa hidup sendiri, akan selalu ada hati yang berjuang meyakinkan.

tapi tidak Ra'... tidak denganku, hatiku selalu berontak, Aku tidak bisa menyatukan hati dengan pikiranku.

Ra'... andai kau berada di posisiku, kau tahu betapa terpuruknya degup ini

Ra'... Aku tidak mampu lagi menyeka rintik dari mataku, kesedihanku menganak

Ra'... kegelisahan menyelinap dari bilik relung

Ra'... sebodoh apakah aku ini?
isakan-isakan selalu mewarnai malamku

Ra'...bunuh saja Aku...

Kamis, 25 Agustus 2016

sebutlah aku sebagai hal-hal
yang tak akan menyerah memberimu perasaan
dengan segala yang terakit dalam nyawaku
dalam sisa usiaku
dalam ingatan-ingatan yang tabah
dalam seribu doa-doa yang tak berjeda satu napaspun
dalam rindu yang terawat
dalam hati yang setulus-tulusnya menyayangi
sederhana...
sebab aku mencintaimu melebihi siapapun


Selasa, 16 Agustus 2016

Langitku

...kepada engkau pemilik senyum termanis, pemilik mata yang selalu aku kagumi, ...

aku ingin menuliskan hal yang mudah kau baca dan kau pahami, tentang seseorang yang mencintaimu paling lama, yang merindukanmu tanpa sadar waktu, yang pertama mencarimu begitu khawatir, yang rela menjadi angin saat kau butuh udara segar di musim yg begitu panas ini, bertiup hanya kepadamu,
mengindahkanmu dengan doa-doa yang tak terhitung
menjadikanmu selalu ada sebagai alasan yang membahagiakan.
yaa... seseorang dibalik langit biru itu
di atas sana
bentang luas mencintaimu
bahkan melebihi luasnya,

percayalah,
aku adalah kesetiaan yang selalu mendampingi setiamu.

_dariku yang terjaga, merawat renjana_




Selasa, 19 Juli 2016

Syawal dan Juli milikku

Aku tak pernah bilang aku tak suka bulan-bulan lainnya
tapi bulan ini sungguh spesial
Syawal dan Juli yang bersatu dalam keberkahan
sehari semalam, sebulan setahun, hingga bertahun-tahun
menggapai titik ikhlas dan syukur
menggerakkan seluruh neuron untuk berceria
bersenandung tanpa alasan
bergumam tanpa gerutuan
indahnya indah lalu kata indah tidak cukup lagi
hingga bahagia yang sejadi-jadinya

Bulan ini sungguh bulan spesial
dimana salah satu tahap dalam hidupku mencapai puncaknya
tentang jatuh bangunnya ujung kepala hingga kaki
tentang mimpi yang menggaruk-garuk otak
tentang proses yang kunikmati dengan khusyuk
tentang keringat yang membasahi telapak tanganku
semua tentang gegap, sedih, senang, acuh, kecewa, tawa, tangis, drama, serius, takut, muak, basa-basi dan rasa lainnya yang tak bisa kuunggakap lagi selama perjalananku

Syawal dan Juli milikku
babak selanjutnya akan kutempuh
kembali menulis warna yang tidak biasa
menggapai harap-harap yang selalu kuaminkan
semoga orang-orang yang terlibat dalam perjalananku masih ditajamkan panca inderanya untuk sekadar melihat, memeriahkan, mengkritik, memotivasi, menolong, mengerti, memikirkan dan mendoakanku.

I love my life,
be willing to fail,
Fall hard is okay,
in short time i can jump high,
just to be happy, even more.